Tags

, , , , , , ,

Hari ini, Senin tanggal 17 September 2012 pagi, saya bergegas menuju Ambarrukmo Plaza (selanjutnya saya singkat Amplaz) untuk mengurus perpanjangan SIM saya. Baru ketahuan kalau SIM saya sudah gosong sejak 9 bulan 10 hari yang lalu. Untung ga pernah ketemu cegatan pemeriksaan SIM. Dengan semangat, saya menuju ke Amplaz jam 9 pagi. Kenapa jam 9 pagi ? Padahal Amplaz baru buka dengan jam operasional jam 10 pagi ? Harapannya sih supaya saya ga antri terlalu lama. Jebul….

Sebelumnya, saya sudah coba googling dulu berkas-berkas apa saja yang harus disiapkan. Termasuk kemungkinan jika harus mengurus denda karena keteledoran saya mengurus perpanjangan SIM ini. Dari hasil googling, saya temukan fakta bahwa : untuk keterlambatan yang kurang dari 1 tahun, bisa diurus di SIM Corner Amplaz ini. Namun jika sudah lebih dari 1 tahun, harus datang ke SAMSAT untuk tes ulang. Fakta berikutnya : berkas yang harus di bawa adalah : fotokopi SIM lama & fotokopi KTP. KTP asli juga tetap harus dibawa. Berbekal berkas-berkas tersebut, maka melajulah saya ke SIM CORNER Amplaz ini.

Jam menunjukkan jam 9 pagi ketika saya sampai di SIM CORNER Amplaz ini. Terletak di lantai 2 bagian ujung. Ada papan petunjuk yg memudahkan untuk menemukan lokasi SIM CORNER ini. Seluruh lampu utama Amplaz masih padam. Baru ada 4 orang yang datang mengantri.. Aman….┬áMenurut informasi yang saya peroleh via oom google, SIM CORNER ini dibuka jam 10 pagi bersamaan dengan jam beroperasinya Mall terbesar di Jogja ini. Jadilah saya menunggu beberapa saat sampai ada mas-mas & mbak-mbak yang ternyata Polisi & pegawai BRI membuka rolling doornya.

Ternyata baru mulai beroperasi jam 10.30 saudara-saudara. Situasi sudah agak ramai dengan antrian mencapai 40 orang lebih. Agak molor. Mungkin karena hari Senin ada upacara di kesatuan masing-masing.

Aba-aba mengumpulkan fotokopi KTP diinformasikan oleh salah seorang Mas Polisi. Ditumpuk dalam sebuah baki plastik untuk kemudian dipanggil sesuai antrian untuk mengisi berkas. Berkas ini kemudian dibawa ke bagian pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan kesehatan sepertinya memang hanya sebuah formalitas. Tapi memang tetap harus dijalani. Uji kesehatannya : uji tensi darah, berat badan & buta warna. Biaya untuk uji kesehatan ini 30.000. Siapkan uang pas untuk mempermudah prosesnya.

Lanjut ke pembayaran biaya perpanjangan SIM. Untuk SIM A biayanya 80.000. Sedangkan untuk SIM C biayanya 75.000. Oh iya, SIM CORNER Amplaz ini hanya melayani perpanjangan SIM A & C saja. Sertakan SIM asli saat membayar. SIM ini nanti akan diambil setelah SIM baru tercetak. Setelah membayar, kita akan mendapatkan nomor urut untuk foto. Silakan menunggu.

Setelah dipanggil, kita akan difoto dengan terlebih dahulu mengkonfirmasi data yang akan dimasukkan ke dalam SIM kita. Pertanyaannya seperti yang tertera di data SIM kita itu. Nama, alamat, tanggal lahir, tinggi badan dst. Setelah itu kita harus menscan sidik jari ibu jari kanan. Lanjut ke tanda tangan di scanner khusus. Dan diakhiri senyum manis untuk foto. Ada biaya sebesar 5000 untuk tempat SIM khusus dengan emblem Polisi.

Lanjut ke loket berikutnya yaitu loket pengambilan SIM. Setelah SIM baru kita tercetak, kita diminta untuk mengisi buku tanda terima SIM. Dan selesailah prosesi perpanjangan SIM kita hari ini. Mulai jam 10.30, saya selesai dengan membawa SIM baru saya pada pukul 11.15. Cukup 45 menit untuk mengurus semuanya.

Namun, saya saksikan banyak sekali calon pengurus perpanjangan SIM yang jadi berbelit prosesnya karena ketidaksiapan & keteledorannya. Walaupun perpanjangan SIM ini adalah sebuah konsep pelayanan & Mas-Mas + Mbak-Mbak yang membantu prosesnya ramah & penuh senyum, tapi ada baiknya kita juga mempersiapkan segala sesuatunya untuk mempercepat prosesnya. Saya sharekan yah tips & tricknya untuk mempercepat pemrosesan perpanjangan SIM.

1. Fotokopi SIM lama anda sebanyak masing-masing 2 lembar. Juga Fotokopi KTP anda. Fotokopilah tanpa di potong. Jadi formatnya masih kertas A4 atau Folio. Hal ini membantu supaya berkas anda tidak terselip (dibandingkan jika fotokopi KTP & SIM lama anda bentuknya sudah terpotong kecil). KTP asli cukup dibawa saja.

2. Saat pengumpulan, gunakanlah paper clip untuk menyatukan berkas anda. Paper clip ya.. bukan steples. Supaya mudah jika berkas anda akan dipisah-pisahkan.

3. Anda akan menerima berkas untuk diisi. Pastikan anda membawa Ballpoint untuk mengisinya. Jika tidak, anda akan terpaksa meminjam dari orang lain. Ini selain menyusahkan anda, juga menyusahkan orang lain.

4. Pastikan ada mengisi seluruh berkasnya dengan benar.

5. Saat pemeriksaan kesehatan, ingat-ingat data badan anda antara lain : Tinggi badan, berat badan, kondisi mata (nilai minus & plus kacamata anda jika menggunakan kacamata), tekanan darah normal dan golongan darah. Semakin lancar anda menjawab, semakin cepat prosesnya. Sediakan uang pas untuk pembayaran pemeriksaan kesehatan ini. Besarnya 30.000

6. Saat pembayaran biaya perpanjangan SIM di loket BRI, pastikan uang anda juga pecahan yang pas. Biayanya sekali lagi, untuk SIM A besarnya 80.000 dan untuk SIM C besarnya 75.000. Sertakan pula SIM lama anda untuk diserahkan kembali ke Kepolisian.

7. Tunggu dengan sabar prosesi fotonya. Jangan lupa copot kacamata anda saat berfoto. Siapkan uang 5000 untuk pengganti dompet khusus SIM.

8. Isi buku serah terima SIM baru dengan data : Nama, Domisili Kabupaten/Kotamadya, No. SIM baru & tanda tangan.

9. Selesaaaiii

Berikut ini juga saya sampaikan denah SIM CORNER di Amplaz lantai 2 supaya anda bisa membayangkan alur perjalanan anda.

Denah SIM CORNER Amplaz

Semoga membantuuuu… & jangan lupa selalu ucapkan terima kasih kepada Mas-Mas & Mbak-Mbak yang sudah membantu proses perpanjangan SIM anda. Sekalipun tidak pamali, saya tidak menyarankan anda untuk menanyakan “Piyambakan Mbak?” kepada yang membantu anda kecuali siap disinisi.