eudeart

Just another WordPress.com weblog

Tentang Sampul Buku

Zahirku.. Ijinkan aku bercerita tentang sampul buku.

Pada awalnya saat keluar dari percetakan, sampul buku masih bertaut. Keduanya bersatu dan saling melindungi bagian dalamnya. Seluruhnya bekerja sama dalam harmoni yang indah.

Kemudian sang penyair datang dan membuka buku tersebut. Kedua sampul terpisah sejauh kemungkinan.

Sang menyair menuliskan kata-kata indah dan puisi sejuk di dalam halamannya. Sesekali merenung dan menggumam. Sesekali menulis lagi. Tapi buku itu tidak pernah tertutup. Sang sampul buku pun tidak pernah bertaut.

Halaman terakhir dari buku itu selesai. Sang penyair memandang puas. Dibolak-baliknya buku itu. Dan akhirnya buku itu ditutup. Menjadi sebuah buku puisi yang indah dan bermakna. Sang sampul pun bertaut lagi. Mereka bertemu lagi dalam keabadian.

Itulah kita, terpisah jarak, waktu dan kejadian. Bukan karena keinginan, tapi karena memang ditakdirkan berpisah. Yakinlah ini hanya sementara. Karena buku pasti selesai. Hujan pasti berhenti. Dan matahari akan bersinar lagi.

Bagiku, engkau sudah menjadi kekasihku, istriku, ibuku, kakakku, adikku dan sahabatku. Maka kita akan bertemu lagi entah disini, atau disana.

Dan aku selalu menunggumu di Ithaca. Di padang rumput sunyi yang indah. Bersama mentari dan langit yang selalu biru. Karena engkau adalah Zahir bagiku. Dan aku yakin demikian pula aku bagimu…

No comments yet »

Your comment

HTML-Tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>